Antara tahun 1969 hingga 1974, dan antara tahun 1989 hingga 2002, Nissan mencoba memproduksi versi performa yang lebih tinggi dari jajaran Skyline yang kemudian disebut sebagai Nissan Skyline GT-R.
Sama seperti Skyline GTR sebelumnya, Nissan GTR merupakan mobil sport berpenggerak empat roda dan menggunakan mesin 6 silinder twin-turbo, dan "darah" dari Skyline GTR terlihat jelas dari desain lampu belakangnya yang membulat. Bedanya, walaupun masih memakai mesin 6 silinder twin-turbo, mesin Skyline GTR yang legendaris, RB26DETT, telah diganti dengan mesin VR38DETT yang berkonfigurasi V serta dengan isi slinder yang lebih besar, yaitu 3.800 CC (di mana sebelumnya, RB26DETT mempunyai kapasitas 2.600 CC).
Nissan GT-R, walaupun tidak lagi mencantumkan nama "Skyline" lagi, masih termasuk dalam generasi penerus mobil sport NIssan Skyline GT-R, dan oleh sebab itu juga, kode sasisnya CBA-R35. atau biasa disebut R35, dan oleh sebab itu juga, mobil ini sering dipanggil oleh sebutan yang aslinya dipersembahkan untuk Nissan Skyline GT-R BNR32, yaitu The Godzilla.
SPESIFIKASI MESIN
Nissan GT-R menggunakan mesin VR38DETT, 3.799 cc (3,8 L; 231,8 cu in) DOHC V6.[4] Dua turbocharger paralel buatan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI) menambah induksi tenaga.[5] GT-R yang diproduksi tahun 2007 sampai 2010 menghasilkan tenaga 485 PS (357 kW; 478 hp) pada 6400 rpm dengan torsi 434 lb⋅ft (588 N⋅m) pada 3200–5200 rpm.[6] Mesin ini juga memenuhi standar Kendaraan dengan Emisi Ultra Rendah dari California Air Resources Board.[7] Berat kosong 1.730 kg (3.810 pon) atau 1.736 kg (3.827 pon) dengan kantong udara samping dapat tercapai berkat penggunaan sasis baja dan aluminium untuk kap mesin, bagasi, dan pintu.
VARIAN
NISSAN GTR R35 TRACK EDITION
NISSAN GTR R35 NAOMI OSAKA EDITION


Agustus 26, 2024






,_2022,_front.jpg)




_(cropped).jpg)





_front-left_2015_Nissan_Global_Headquarters_Gallery.jpg)
.jpg)




.jpg)